Bendung Kamijoro yang milenial dan cetar membahana

Thursday, 14 February 2019

Bendung Kamijoro yang milenial dan cetar membahana


SENTOLO.COM, Kulonprogo – Taman Bendung Kamijoro, sebuah destinasi wisata baru yang berlokasi di Kaliwiru, desa Tuksono, kecamatan Sentolo, Kabupaten Kulonprogo, saat sekarang ini setiap hari selalu dipadati pengunjung. Pada hari biasa, bisa mencapai 3000-an pengunjung, dan pada hari libur bisa mencapai 5000-an pengunjung. Fantastis bukan? Percaya atau tidak, itulah faktanya.
Sungguh luar biasa memang!!. Fenomena ini belum pernah belum pernah terjadi di sepanjang pengembangan pariwisata di Kabupaten Kulonprogo. Sangat diluar dugaan, begitu obyek ini dibuka untuk umum, destinasi wisata baru ini langsung cetar membahana, membuat ribuan orang jadi kepo sehingga terjadi ledakan jumlah kunjungan wisata mencapai 3000 - 5000 orang per hari.
Ini benar-benar terjadi, di Bendung Kamijoro, Tuksono, Sentolo, kabupaten Kulonprogo, DIY. Demikian menghipnotis-nya Bendung Kamijoro, hingga setiap unggahan foto-foto selfie pengunjung di lokasi wisata ini selalu viral.
“Ini sih gila banget, kayak cendol aneka warna, luar biasa berjubel pengunjungnya. Aku sampai susah cari angel buat bikin foto dan video,” kata Ajik, salah seorang pengunjung asal Bantul, Yogyakarta.
“Nggak ada loh kunjungan wisata baru, cuma sebuah bendungan lagi, demikian buanyak yang dateng, woouww,” ungkap beberapa pengunjung yang berkomentar di media sosial.
Kalau kita lihat di beberapa situs dan grup medsos memang banyak kita temukan foto-foto dan video yang menarik dan membuat banyak orang makin tergiur datang ke lokasi ini. Memang luar biasa banyak pengunjung setiap  harinya. Ribuan orang mengelilingi Bendung Kamijoro, dengan rasa takjub. Berfoto ria, selfie, ngevlog atau sekedar jalan-jalan mengelilingi are taman.
Bendung yang baru selesai dibangun dan merupakan salah satu  proyek rangkaian pembangunan Bandara Internasional Baru Yogyakarta di Temon, Kulon Progo yang menurut informasi akan diresmikan oleh Presiden Joko Widodo besok April 2019 mendatang, tiba-tiba menjadi instagramable.
Bukan itu saja. Setiap video kunjungan wisata Bandung Kamijoro, selalu viral di media sosial. Foto-foto kemeriahaan di seputar Bendung Kamijoro, menambah penasaran banyak orang.
Ngomong-omong, Bendung  Kamijoro ini mulai, dibangun pada tahun 2016 dengan anggaran total sebesar Rp 239 miliar. Sampai bulan Pebruari ini sebenarnya obyek ini masih dalam proses penyelesaian pembangunan. Pejabat Pembuat Komitmen (PPK) Irigasi dan Rawa II, Juwaidi mengungkapkan, meski jumlah kunjungan ke bendung cukup membludak namun pihaknya tidak terlalu khawatir.
Dengan catatan, semua pengunjung ikut sama-sama menjaganya demi kebaikan bersama. “Demi kelestarian bangunan kami berharap agar wisatawan bisa ikut saling menjaga keamanan dan keutuhan, sehingga bendung bisa tetap berfungsi untuk irigasi secara maksimal,” ucap Juwaidi
Menurut Juwaidi, Bendung Kamijoro direncanakan mampu  mengairi areal persawahan periodik dan berkelanjutan. Luas areal persawahan yang dapat diari melalui bendung ini mencapai 2370 hektare. Bendung, ini terbangun berkat usaha warga yang tak jemu-jemu  mengusulkan pembangunannya.
“Di tahun-tahun sebelumnya telah memang telah dibangun Bendung Sapon yang hanya mengairi areal di Kabupaten Kulonprogo. Bendung Kamijoro adalah impian dari masyarakat dua kabupaten yakni  Bantul dan Kulonprogo,” terangnya.
Juwaidi menambahkan, bendung akan diserahterimakan secara resmi ke Pemda DIY setelah masa pemeliharaan berakhir. Ia berpesan agar Pemda menyiapkan tenaga khusus minimal dua orang untuk dilatih bagaimana menjalankan dan mengoperasikan pintu-pintu yang ada di bendung secara benar.
“Minimal dua orang untuk diajari cara mengoperasikan pintu-pintu secara benar dan baik, juga diajari bagaimana cara merawatnya,” tambah Juwaidi.

0 comments:

Post a Comment